Kamis, 14 Maret 2013

We're not mafia, fangirls

Barusan online twitter, nganggur sambil nunggu teaser infinite terbaru. Aku penasaran sama trending-an #StopHackingDonghae861015 yang posisinya no.1 di Indonesia. Oke, dari hashtag-nya udah ketauan kalo twitternya donghae dihack. Aku nggak follow dia jadi aku sama sekali nggak tau. Aku coba klik trendingan itu dan baca tweet-tweet yang didominasi oleh 1 fandom ini.

Oh, aku baru tau kalo ada yang bilang hacker-nya adalah orang Indonesia. Aku liat fotonya, cowok, dan kayanya masih bocah juga. Hampir semua tweet yang aku liat menyerang dan mention si cowok ini. Aku nggak tau kronologisnya. Ada yang bilang itu cowok ngaku sendiri (kok aneh ya hacker ngaku gitu) tapi ada yang bilang dia ingin tenar aja ngaku-ngaku gitu, cari perhatian. Ya nggak tau deh yang bener yang mana. Tapi bukan itu yang ingin aku tulis sekarang.

Pertama, aku penasaran sama para fangirls khususnya yang ada di Indonesia. Misal nih, donghae atau siapa pun korean idol itu twitternya baik-baik aja, nggak ada kasus hack, apa kalian masih peduli sama urusan cyber crime? Terus seperti kasus ini, kan yang ngaku-ngaku itu orang Indonesia, otomatis fangirl dari Indonesia yang lebih banyak berkomentar. Ada yang men-judge, marah-marahin, dll. Yaa kalo aku di posisi kalian trus twitter idolaku juga di-hack dan orang Indonesia ngaku-ngaku juga, aku pasti kesel. Tapi nggak mungkin sampai aku mention orangnya dan hina-hina dia. Kenapa? Karena sampai sekarang aku belum ngerti gimana hukuman dan mengadili hacker yang korbannya di luar negeri. Cyber law di tiap negara ada yang sama ada yang beda, dan kebijakannya gimana aku belum paham. Selama ini dari kuliah yang aku dapat, cyber law khususnya di Indonesia masih kurang diperhatikan, dan hukuman yang dilakukan adalah perpaduan antara hukum pidana dan perdata yang biasa diberlakukan di media elektronik atau cetak. Internet jauh lebih kompleks dan hukum konkretnya sampai sekarang masih susah.

Kedua, dan ini yang buat aku menulis post ini. Aku liat salah satu tweet dari seorang fangirl dari fandom yang grup favoritnya ada si donghae ini. Aku baca kok kata-kata ini fangirl kasar banget. Hmm kasarnya bisa dibilang kasar untuk ukuran cewek. Kalo aku cowok mungkin juga agak gimana gitu liat tweet si fangirl ini. Oke, let me get this straight. Akun twitter memang punya kamu, di sana ada banyak follower yang akan lihat dan menilai kamu berdasarkan apa yang kamu tweet. Aku pribadi sadar kalo aku berisik banget di twitter, tapi juga berusaha untuk menulis hal-hal yang tidak menghina atau kasar. Tweet adalah menulis, bukan berbicara. Memang kesannya lebih mudah menulis, apalagi orang-orang yang jadi follower kamu nggak bisa liat mukamu langsung. Coba bayangin kamu di twitter ada fitur semacam webcam di mana orang lain bisa liat wajahmu ketika kamu nge-tweet. Aku yakin sebagian dari kita ragu utuk nge-tweet yang aneh-aneh.

Kembali ke topik, aku liat fangirl ini bilang kurang lebih "makanya jangan main-main sama ***" dengan menyebutkan fandomnya. Oke aku ngerti maksudmu. Jumlah fangirl kalian di fandom itu memang banyak banget. Pemikiran implisitnya adalah "jangan macem-macem kalo mau selamat". Fandom itu kelompok besar, dan sebuah kelompok bisa melakukan apa saja, APA SAJA, karena mereka bekerja sama. Dan kesan yang aku tangkap dari tweet tersebut adalah "huh? kok kalian kaya mafia gini?"

Apa bedanya dengan mafia di film-film yang sangat menjaga solidaritas dan bilang ke lawan "jangan main-main sama kita" ? Begini, fandom apapun itu, seberapa besar pun fandom itu, coba deh jangan punya jiwa nantangin kaya gitu. Mikirnya simpel aja. Tweetmu bilang "jangan main-main sama ***" dan coba misal kamu nge-tweet "jangan main-main sama gue". Efeknya beda. Dan aku yakin tingkat keberanianmu ketika menulis tweet itu juga beda. Kamu lebih memilih menyebutkan kelompokmu.

Pesanku malam ini untuk semua fangirl dan fandom sih itu. Jangan punya jiwa nantangin. Itu keliatan banget kontrasnya kalo selama ini kalian terus berteriak "fandom kita cinta damai" dll.

PS: Dongwoo, aku suka teasermu <3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar