Sabtu, 03 Agustus 2013

hukum relativitas

halo :)
masih dalam suasana KKN, oh dan puasa. beberapa hari lagi lebaran. sebelumnya minal aidin wal fa'idzin dulu, mohon maaf lahir batin kalo aku ada salah ucap atau sempat menyinggung perasaan teman-teman, baik secara tulisan maupun lisan. Met idul fitri juga buat yang merayakan :D

iya, jadi judul postingan kali ini yaitu hukum relativitas. bukan, ini bukan hukum yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan itu. aku bahkan lupa hukum relativitas yang itu seperti apa. tapi kali ini aku mau cerita sedikit tentang pengalaman selama KKN, yang semua berkaitan dengan kata "relatif".

Jadi KKN itu kita harus menyatu dengan masyarakat dan teman-teman baru yang tentunya berbeda dengan kehidupan keseharian. Selain harus beradaptasi, juga harus bisa kontrol emosi dalam menyikapi segala perbedaan. Setiap peserta aku yakin juga mengalami masalah yang harus disikapi. Hmm sebenernya bukan masalah besar, ini tentang membuat keputusan. Kadang ada situasi di mana kamu mendapat pilihan untuk menentukan apakah kamu mau mengikuti perintah/ajakan teman-teman atau tidak. Ketika aku mengikuti kehendak mereka yang merupakan kehendak ku juga, pasti aku bilang iya. Namun ketika aku mendapat ajakan atau perintah, bahkan ajakan baik sekalipun, di saat aku tidak ingin melakukannya dan sama sekali tidak ada niat untuk melakukannya, aku akan bilang tidak. Bagaimanapun, aku berani bilang tidak. Tujuannya satu, aku nggak mau melakukan hal-hal yang di luar niat ku. Aku pribadi takut jika aku terpaksa melakukan suatu hal, aku bukanlah aku. Itu bukan diriku yang sebenarnya. Dan aku benci menjadi orang yang berpura-pura atau munafik. Yang paling tau tentang dirimu adalah dirimu sendiri.

Bilang tidak adalah caraku untuk menyikapi masalah seperti ini. Aku sadar aku tidak harus selalu meng-iya-kan perkataan orang lain. Terkesan egois, memang. Namun aku pribadi juga sadar bahwa keberadaanku di sini tidak 100% untuk mengabdi. Nggak mau munafik, KKN buatku untuk syarat wisuda aja. Sekalian mengabdi. Ilmu yang aku dapat di sini banyak, tapi pengalaman nggak enak juga banyak. Tapi tidak semua ajakan aku respon dengan "tidak", kadang aku tobat juga kalo ajakan teman-teman itu baik. Balik lagi ke awal, tergantung niat. Dan niatku tidak setiap hari baik.

Itu tadi masalah niat-nggaknya melakukan sesuatu yang mendapat kata "relatif". Sekarang, aku mau komentar tentang kesibukan. Tiap orang punya hobi, kesibukan dan urusan masing-masing. Tempat dan waktunya juga berbeda-beda. Ketika ada waktu luang, sebagian orang memilih untuk melakukan hobi dan sebagian lagi memilih untuk bepergian atau bertemu dengan teman bahkan keluarga. KKN ini, kita semua diberi free days selama 3 hari, entah H-3 atau H+3 lebaran. Dalam waktu free 3 hari, logikanya, aku nggak mungkin balik ke bekasi. PP jkt-jogja butuh waktu 9-10 jam. Aku pasti capek di jalan. Tiket kereta api juga habis, kalo masih ada pun juga selangit harganya. Jadi aku memutuskan turun dari lokasi KKN di gunungkidul ke kota jogja. Mungkin dengan jalan-jalan ke malioboro, mampir ke mall atau menikmati sepinya kosan bisa mengurangi stres. Bersantai itu kan tidak harus bersama-asma, tidak harus dikelilingi oleh orang lain. Pernah dengar istilah "me time"? ya, aku di lokasi KKN jarang-jarang dapet me time karena di sini kami tinggal serumah. Dengan berada di kos sendiri dan bebas jalan-jalan, aku ingin mendapatkan me time-ku kembali. Kebetulan nanti beberapa teman kuliah juga ikut turun ke jogja. Semoga kami bisa bertemu walau 1-2 jam. Aku kangen mereka!! Turunnya aku ke jogja merupakan hadiah untuk ku. Namun ada juga yang memilih untuk pulang ke kampung halamannya. Itu sah-sah saja karena rumahnya mudah dijangkau dan tidak membutuhkan waktu perjalanan yang terlalu lama dan ongkos yang besar. Memang, mereka menyarankanku untuk tetap berada di lokasi KKN karena ada beberapa teman yang juga stay di lokasi dan tidak pulang, daripada balik ke kosa dan kesepian. Tidak, menurutku yang selalu bisa mengisi waktu luang dngan hobi dan seorang penikmat sepi. Itu semua relatif, kawan. Menurutku, justru ada banyak sekali hal yang bisa aku lakukan dalam waktu 3 hari di jogja, walau sepi.

Itu aja yang bisa aku bagi malam ini. Oya, 31 agustus nanti infinite akan konser di jakarta. Akirnya T__T
aku udah pesen tiketnya. Semoga konsernya nggak batal ya, karena denger-denger yang beli tiket baru sedikit. Nanti pasti aku ceritain gimana serunya One Great Step in Jakarta di sini.

Annyeong!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar