Tampilkan postingan dengan label music video. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label music video. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 23 Maret 2013

UMG vs International kpop fans

Aku baru pulang dari kampus. Iya, minggu-minggu gini ke kampus demi selesaiin kerja kelompok -__-
Sampai kos buka laptop dan twitteran, liat trending topic dan #giveuskpop menarik perhatianku. Aku klik dan baca beberapa tweet. Aku menemukan ini diantara sekian banyak tweet dan, oke, aku tau permasalahannya sekarang.




Aku jadi inget seminar yang beberapa hari lalu aku ikuti bertajuk East Asia as Pop Culture and a Soft Power and Its Implication to Indonesia. Dalam seminar itu sempat dibahas juga Kpop dan pembicara menunjukan daftar negara yang memiliki kpop fans terbesar di dunia. Seingatku di tabel tersebut ada 7 negara. Di posisi 1 adalah Jepang, posisi 2 adalah USA, dan sisanya ada Indonesia, Hong Kong, Thailand, dll. Aku nggak sempat catat urutannya, yang jelas Indonesia posisi 6 dan Thailand ada di atas Indonesia. Jumlah kpop fans di akhir tahun 2012 di Indonesia sekitar 81 ribu sedangkan di USA dan Jepang sudah menyentuh ratusan ribu. Ternyata di Indonesia masih relatif sedikit ya dibanding USA.
Pembicaranya juga sempat menyinggung soal Kpop di USA. Mungkin selama ini kita sebagai fans di Asia berpikir bahwa Kpop walau tersebar di semua benua (Afrika juga loh) tapi fans Asia paling banyak. Iya, kalau itu diakumulasikan. Tapi fans di USA itu jumlahnya nggak main-main. Yaaa mungkin cewek-cewek Amerika lagi doyan liat cowok Asia ya :D

Kembali ke topik. Tadi sempat googling dan dapat info kalau UMG itu berbasis di Amerika. Aku langsung "ooh pantess".
Aku pikir wajar aja kalo industri musik Amerika jealous dengan kehadiran Kpop. Industri musik terbesar di dunia 'dijajah' sama Kpop. Kalau Jepang sebagai industri musik terbesar no.2 di dunia sih udah nggak usah ditanya lagi.
Aku pikir tindakan UMG ingin memblokir video-video Korea adalah bukti bahwa industri musik Amerika ingin kembali seperti dulu, di mana mereka bisa dengan bebas menginvasi negara lain dan menyebarkan musik Amerika ke seluruh penjuru dunia tanpa ada saingan. Ya bayangin aja, sekian persen penduduk Amrik yang awalnya menikmati musik mereka sendiri sekarang beralih ke Kpop. Otomatis pendapatan musik Amerika berkurang, pasar mereka berkurang. Belum lagi di negara lain. Apalagi sekarang Kpop sudah berani menggelar konser di UK dan USA, mengeluarkan album bahasa Inggris bahkan berkolaborasi dengan penyanyi tingkat internasional.

Coba bayangkan sekarang kalo kamu adalah musisi Amerika dan mulai kesulitan karena pengaruh Kpop di negaramu besar sekali. Kamu tentu kesal, pasarmu dicuri orang Asia. Padahal biasanya kamu mudah banget jual kemana aja.

Aku di sini sebagai fangirl Asia ikutan kesal sama tindakan UMG. Oke, wilayah Asia memang belum menjadi target pemblokiran, dan aku pikir UMG nggak berhak memblokir akses video di wilayah Asia. Dan pikirku... kalau memang benar Amerika adalah industri musik terbesar, kenapa mereka takut dengan Kpop? Okelah Kpop sekarang mendunia banget, strategi pemasarannya canggih. Tapi apakah mau Amerika jatuh, takut, dan akhirnya memblokir gitu aja? Mereka takut disaingi? Padahal asal tau aja, sekian persen Kpop  itu ter-influence oleh musik Amerika. Percaya deh.

Aku pribadi bingung kalau mau berkomentar banyak. Di satu sisi, UMG nggak berhak memblokir karena Youtube, Dailymotion dll adalah ruang publik juga, siapapun boleh mengaksesnya dan mendapatkan informasi dari sana. Di satu sisi, musik Amerika kesannya minta dikasihani karena didatangi Kpop yang mungkin mulai mengancam kekuatannya.

Ya udah gitu aja

Minggu, 10 Maret 2013

Continuity #1: 60 Seconds by Kim Sunggyu

Siang :D

Mulai sekarang mau coba menulis tentang continuity, atau bisa dibilang kontinuitas dari sebuah scene baik dalam music video, iklan, film dan produk audio visual lainnya. Hal ini penting dalam sinematografi atau saat shooting film agar penonton nggak bingung dan adanya kelanjutan dari satu shot ke shot lain. Ya itu tadi, kontinuitas. Sebenernya udah lama hobi mengamati detil dari tiap scene video yang ada dan udah berhasil menemukan beberapa tapi karena nggak ditulis jadi lupa film dan music video apa aja yang ada 'cacat'nya.

Kebetulan siang ini lagi nonton music video Kim Sunggyu yang judunya 60 Seconds. Baru selesai download dan langsung diputar. Ini videonya



Nonton di scene awal langsung menemukan kesalahan


Sekitar menit 00:10-00:12 ada adegan Myungsoo mau lipat payung. Bisa diliat ya di atas kalo payungnya itu kering, sama sekali nggak ada tetesan air di ujung-ujungnya


Beberapa detik kemudian ceritanya Myungsoo sudah berhasil melipat payungnya. Tapi kok ada air? Air datang dari mana? Shot pertama di video memang tetesan air hujan. Kalau Myungsoo ceritanya pakai payung saat hari hujan dan ternyata cuaca kembali cerah sehingga dia harus melipat payungnya, kenapa pas mau dilipat tadi (gambar 1) sama sekali nggak ada air? Waaah




Mmm...udah sih itu aja sebenernya .__.
Cerita di music video-nya emang agak bikin bingung, tapi berkat baca review dari sini jadi tau ceritanya. Kurang lebih begitu